Kota Bumi Baru Siapkan Diri Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

  • Whatsapp
Bhabinkamtibmas Bripka Joni
Bhabinkamtibmas Bripka Joni bersama Kades Kota Bumi Baru, Tisran, di kantor desa setempat, Senin (20/7) pagi.
jadwal-sholat

BENGKULU SELATAN | KompolmasTV Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Bumi Baru, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, tengah mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru (new normal) kepada seluruh warganya.

“Masih tersisa Rp 33 juta (dari anggaran pencegahan Covid-19-red) yang tetap disiagakan untuk penanggulangan lebih lanjut, termasuk persiapan new normal,” ungkap Kades Kota Bumi Baru Tisran didampingi Sekdes Yufico Anggario SIP, saat evaluasi pencegahan Covid-19 dan monitoring kesiapan penerapan adaptasi kebiasaan baru bersama Bhabinkamtibmas, Senin (20/7/2020) pagi.

Read More

dayug-serunting

Angga, sapaan karib Sekdes, memaparkan desa ini memperoleh kucuran Dana Desa (DD) tahun 2020 sebesar Rp 741 juta. Guna percepatan penanganan/pencegahan pandemi Covid-19, pihaknya mengalokasikan Rp 58 juta.

Selama tiga bulan pertama —April, Mei, Juni— masa pencegahan, dana tersebut terpakai Rp 25 juta untuk pengadaan bantuan galon tempat cuci tangan dan sabun cair 170 set.

“Kami gunakan juga untuk satu kali desinfeksi massal dan pengadaan cairan desinfektan untuk desinfeksi di rumah-rumah warga (penyemprotan dilakukan pemilik rumah masing-masing-red),” tuturnya.

Selain itu, lanjut Angga, untuk memudahkan pelaksanaan desinfeksi, Pemdes Kota Bumi Baru membeli satu unit electric sprayer.

Ada pula pengadaan satu unit termometer infrared. Pengadaan 700 lembar masker, langsung dibagikan kepada seluruh warga berusia di atas lima tahun. Selebihnya adalah biaya pembuatan dan operasional posko relawan.

“Selama masa itu, dilibatkan 33 relawan untuk berpartisipasi selama tiga bulan. Dipusatkan di posko untuk melaksanakan upaya pencegahan, salah satunya adalah memonitor kedatangan ODP dan masa karantina mandiri mereka,” paparnya.

Meski belum ada satupun warga Kota Bumi Baru dinyatakan reaktif Covid-19, Angga tetap memandang perlu melanjutkan upaya pencegahan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Namun dia belum bisa memastikan apa bentuknya.

“Itu tadi kan masih ada anggaran pencegahan Rp 33 juta. Bisa jadi nanti akan digunakan pembelian masker lagi. Bisa juga ditambah penyuluhan new normal. Belum kami putuskan, karena kita memang masih sama-sama menunggu perkembangan situasi dan arahan pemerintah lebih lanjut,” pungkasnya.

Menanggapi paparan demikian, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono MSi melalui Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata SIK diwakili Kapolsek Seginim IPTU Tamsir Hasan disampaikan Bhabinkamtibmas Bripka Joni Saputra dan Bripka Surahman Budi Utama mengapresiasi upaya Pemdes Kota Bumi Baru menjadikan wilayahnya tetap sebagai zona hijau selama masa pandemi.

Joni dan Budi menyarankan, cadangan dana pencegahan tidak buru-buru digunakan membiayai hal lain di luar keperluan AKB.

Sebab, anggaran AKB —apalagi terkait penerapan protokol kesehatan— juga tak kalah pentingnya dibanding anggaran pencegahan di awal masa pandemi. Bedanya hanya pada aktifitas produktif masyarakat di luar rumah dengan protokol lebih aman terhadap penularan Covid-19.

“Kami (Bahabinkkamtibmas-red) tetap akan memonitor dan mendampingi pemerintah desa mengedukasi warganya menaati protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru ini. Semoga kita semua terhindar dari virus mematikan ini,” tutur Joni.

Bhabinkamtibmas Bripka Surahman Budi Utama
Bhabinkamtibmas Bripka Surahman Budi Utama bersama pendamping desa Lin Aprianto (kanan), Sekdes Angga (kedua dari kanan) dan dua perangkat Desa Kota Bumi Baru saat evaluasi pencegahan Covid-19.

Semantara itu, Pemdes Kota Bumi Baru dibantu para relawan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 telah berhasil menjaring dan menetapkan 66 kepala keluarga (KK) miskin dan terdampak Covid-19 sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa.

Pendistribusiannya sudah terlaksana bertahap —bulanan— sejak dua pekan lalu.[een/dik]

Related posts

dayug-serunting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *