Miris! 3 Tahun Didera Penyakit Komplikasi, Yatim Piatu ini Diabaikan Pemerintah

  • Whatsapp
Belia yatim piatu ini menderita penyakit komplikasi gizi buruk, sakit perut (mencret), dan gangguan paru-paru.
Belia yatim piatu ini menderita penyakit komplikasi gizi buruk, sakit perut (mencret), dan gangguan paru-paru.
jadwal-sholat

BIMA | KompolmasTV — Afifah Dandan (7), hanya bisa terbaring lemas di kediaman orang tua asuhnya, Dusun Sondo RT 01 RW 01, Desa Baralau, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Belia yatim piatu ini menderita penyakit komplikasi gizi buruk, sakit perut/mencret, dan gangguan paru-paru/batuk-batuk.

Ibu kandungnya meninggal dunia sejak Afifah berusia tiga tahun, disusul ayahnya setahun kemudian.

Afifah pernah berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bima, namun terpaksa terhenti karena terkendala biaya.

“Kami merawatnya di rumah saja, dengan pengobatan tradisional, sesuai kemampuan kami. Karena sudah banyak mengeluarkan biaya di rumah sakit,” ungkap Sarinah, Rabu (30/12/2020) siang.

Orang tua asuh Afifah ini mengaku, jangankan untuk melanjutkan pengobatan dengan dokter, memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah kesulitan.

“Terpaksa, Afifah harus bertahan dengan keluhan rasa sakit yang dialami setiap hari,” lirihnya.

Sarinah berharap, pemerintah daerah, dan Pemerintah Provinsi NTB bisa membantu meringankan derita Afifah.

“Semoga masih ada dermawan yang peduli dengan Afifah,” tutupnya.[oge/*]

 

Bagi para dermawan yang terpanggil meringankan beban Afifah, silahkan menghubungi langsung pihak keluarga melalui nomor : 0852 5372 4543 atau 0853 3722 6010

 

Related posts

Rafting Vaganza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *