Raib Misterius, Murid Sekolah Dasar Diculik Hantu?

  • Whatsapp
Kepala Desa Padang Lebar, Diharman, membenarkan kabar Elgi Entrik Saputra bin Senabing, murid kelas VI Sekolah Dasar Negeri Bengkulu Selatan raib misterius sejak Jum'at pagi
Kepala Desa Padang Lebar, Diharman, membenarkan kabar Elgi Entrik Saputra bin Senabing, murid kelas VI Sekolah Dasar Negeri Bengkulu Selatan raib misterius sejak Jum'at pagi.
jadwal-sholat

BENGKULU SELATAN | KompolmasTV — Elgi Entrik Saputra bin Senabing, murid kelas VI Sekolah Dasar Negeri Bengkulu Selatan dikabarkan raib misterius sejak Jum’at pagi.

Hingga Jum’at tengah malam, upaya pencarian warga Desa Padang Lebar, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu ini masih terus dilakukan.

Read More

dayug-serunting

Kepala Desa Padang Lebar, Diharman, saat dihubungi DesaZone (grup KompolmasTV) membenarkan ikhwal raibnya bocah penyendiri tersebut.

“Iya, benar. Sekarang belum ketemu. Masyarakat sekarang masih mencari di sekitar desa (Padang Lebar-red),” ungkapnya melalui sambungan telepon, Jum’at (11/9/2020) menjelang tengah malam.

Menurut Dihar, Elgi juga pernah mengalami hal aneh serupa, tiba-tiba menghilang misterius. Dicari warga seharian, ditemukan sebelum maghrib.

Tapi sekarang, Dihar menilai kasusnya lebih parah, pencarian massal sejak tadi siang hingga tengah malam belum membuahkan hasil.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata SIK melalui Kapolsek Seginim IPTU Tamsir Hasan menegaskan, pihaknya akan berupaya membantu pencarian.

Minimal dengan meneruskan informasi valid kepada seluruh pemerintah desa tetangga, agar bisa ikut mengecek wilayahnya masing-masing.

Terkait ada campur tangan mistik atau bukan, Tamsir tidak bersedia mengaitkan upaya pencarian penyintas ini dengan hal di luar nalar sehat.

“Kita tetap pantau (dari lokasi terakhir dia terlihat hingga ke beberapa desa di sekitarnya-red) sampai Elgi kembali. Haknya sebagai manusia jangan dikaburkan pemikiran mistik tak jelas,” ujarnya kepada KompolmasTV.

Informasi terhimpun dari sejumlah saksi mata dan masyarakat desa setempat, Elgi berangkat meninggalkan rumah menuju sekolahnya —berjarak sekitar 400 meter arah luar pemukiman warga— berjalan kaki.

Diduga merasa datang terlambat, sebelum memasuki gerbang sekolah, dia malah balik kanan. Saat itu, saksi mata melihat Elgi berjalan kembali ke arah pemukiman, diduga akan pulang ke rumah.

Sementara, para penghuni rumah dan tetangga hingga lewat waktu pulang sekolah, tidak melihat Elgi memasuki rumah atau berkeliaran di kawasan pemukiman setempat.

Merasa curiga, keluarga dan tetangga mulai mencari Elgi ke sekolah yang telah sepi. Pihak sekolah mengonfirmasi, tidak melihat Elgi masuk lingkungan sekolah sejak pagi.

Pencarian pun berlanjut ke seluruh penjuru sekolah dan kawasan pemukiman warga, namun hasilnya tetap nihil.  Menjelang berita ini ditayangkan, upaya pencarian Elgi masih berlangsung.[ak]

Related posts

dayug-serunting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *