Bahayakan Lingkungan, Warga Desak Tower BTS Segera Dibongkar

  • Whatsapp
Pihak berkompeten didesak segera membongkar tower Base Transceiver Station (BTS) ini, karena membahayakan masyarakat dan lingkungan sekitar
Pihak berkompeten didesak segera membongkar tower Base Transceiver Station (BTS) ini, karena membahayakan masyarakat dan lingkungan sekitar.
jadwal-sholat

BENGKULU SELATAN | KompolmasTV — Segenap warga Desa Suka Negeri Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan mendesak pihak berkompeten segera membongkar tower Base Transceiver Station (BTS) di desa tersebut.

Pasalnya, selain dinilai tidak jelas aspek manfaatnya bagi pengguna jaringan selluler di sekitar tower, juga dinilai sangat membahayakan keselamatan.

“Kualitas jaringan di sini yang terburuk. Baru sedikit membaik setelah lewat tengah malam, dan kacau lagi menjelang jam 04.00 subuh,” ungkap salah satu warga kepada KompolmasTV, Selasa (5/1/2020) dinihari.

Dia mengatakan, sejak berdiri sekitar 13-14 tahun silam, sudah ratusan perangkat elektronik warga tersambar petir dan tidak pernah diganti pihak perusahaan pemilik tower.

Sehari sebelumnya, beberapa warga sekitar tower mengaku sering merasakan sengatan setrum di rumah masing-masing saat petir besar menyambar tower.

“Mungkin ada yang tidak beres dan dibiarkan. Ini sangat berbahaya, harus segera dibongkar. Buang jauh-jauh atau kami segel,” desak mereka.

Informasi terhimpun, PT P sebagai pemilik tower bersama —tiga provider— ini juga belum pernah memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat sekitar tower sebagai tanggung jawab sosial terhadap pihak terdampak radiasi.

“Kami tidak tahu yang mana pemiliknya. Belum pernah nampak datang ke lokasi. Jangan-jangan dokumen Amdal-nya juga tidak ada, karena kami belum pernah tandatangani apapun” cetus salah satu tokoh masyarakat terdampak, pekan lalu.

Hingga berita ini ditulis, manajemen PT P di Jakarta, termasuk perwakilannya di Provinsi Bengkulu masih dalam upaya dikonfirmasi.[ak/ken]

Related posts

Rafting Vaganza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *